Halaman

Minggu, 06 Mei 2012

Cerpen : Ketemu Cinta Di Bus Kota


Cuaca hari ini lagi nggak kompak.Hujan bukannya reda malah makin deras.Bel sekolah Budi pekerti  telah berbunyi menandakan jam istirahat telah dimulai.Terlihat murid-murid berlarian mencari jalan yang tidak terkena air hujan.Jam istirahat begini kantinlah tempat yang paling ramai atau paling nggak mereka rela basah-basahan beli somay.Yang pasti satu hal yang murid-murid lakukan ujan-ujan begini,apa lagi kalau bukan “Ngerumpi”.
“February”(melihat kalender dinding kelas) sambil melanjutkan lamunan “huh,kenapa sich harus bulan February sekarang,sial banget sich gue…Mei sama Jingga sich asik bisa ngrayain valentine sama pasangan (melirik keduanya) nah gue udah gax punya pacar,ngrayain valentine sendirian lagi .”cewek yang lagi ngedumel ini nggak lain nggak bukan Frilly. Gadis cantik,tinggi,pinter duch pokoknya dia perfect banget dech.
“Fril,nglamun aja kerjaan loe,gimana cowok-cowok mau naksir,”temen Frilly yang satu ini nggak kalah cantik.Namanya Jingga anaknya usil dan perhatian,yang terpenting Jingga itu nggak betah kalok harus ngejomblo
“Iya, nich payah ,” kalok yang satu ini Mei,anaknya baik suka trakir beli bakso lagi.
Jam pulang sekolah pun tiba.
          Seperti biasa pulang sekolah Frilly naik bus menuju rumahnya.Setiap hari juga ia selalu berada didepan laki-laki tampan,putih dan sok cool .Tapi entah kenapa hari ini beda,orang yang selama 3 tahun duduk di blakangku hari ini duduk disampingku..
          “Hay,,”cowok misterius itu berkata dengan ramah
          “Eh,,hay juga..”sahutku agak kaget
          “Anak mana?”
          Apa dia nggak lihat sragamku,apa dia cuma basa basi
          “Anak Budi pekerti
          “Oh, eh aku belum memperkenalkan diri,aku Dika Adiprana Nugraha, aku siswa Naram International JHS ,kamu?”
          Frilly tersentak itu Naram International JHS sekolah untuk para jenius yang seleksinya  saja guru belum tentu lolos.
          “Aku, Marryana Frilly,salam kenal,”
          “Eh…iya..”
Entah kenapa sejak kejadian itu kami jadi akrap.Hehe aku sich suka-suka aja abis mana ada gadis yang bisa menolak kharismanya,kalok ada begok banget tuch cewek.Beberapa hari kemudian,ada coklat dan bunga mawar diatas meja Frilly tepat di valentine day. Bertuliskan .
To : Frilly
From : Dika

Hari ini Frilly hendak memberikan kado ke Dika ,hari ini kan hari ulang tahunnya “Cake Coklat”itu sekarang yang ada dipikiran Frilly,tapi sayang hal yang gak pernah sekalipun mampir di pikiranya  terjadi tepat di depan matanya
Dika dipeluk cewek
 “Dika ..!!”entah kenapa saat itu Frilly berlari sambil menagis,Frilly bahkan meninggalkan kuenya yang jatuh berantakan.Sepontan juga Dika menengok ke arah Frilly yang langsung berlari meninggalkannya.
“Frilly tunggu,”Dika menyoba mengejar tapi gadis yang memeluknya tadi mencegahnya.Diapun juga menangis
“Dik,gue salah apa sich keelo,apa semua yang gue lakuin buat elo kurang,kenapa elo malah milih gadis lain Dik,gue sakit..sakit banget waktu gue denger elo nyeritain dia,waktu elo bilang elo suka sama dia hati gue kayak ketusuk pedang Dik,sakit rasanya,apa dia lebih baik dari gue Dik,kita udah sama-sama sejak kecil Dik,apa elo nggak ada perasaan sedikitpun ke gue Dik, jawab Dik gue salah apa….???”
Dipeluknya gadis yang lagi menangis itu,diusapnya air yang mengalir di pipinya.
“Elo nggak salah apa-apa kok kegue,elo juga enggak kurang baek kegue,tapi…”
“Tapi apa Dik??Kenapa elo tega nglakuin ini kegue Dik,”
“Karena elo udah gue anggep adik,perasaan gue ke elo kayak kakak adik baisa ..”
 “Apa udah nggak ada ruang lagi di hatimu yang tersisa buatku?.”
“Sorry..Sin gue nggak bisa,Gue harus kejar cinta gue,Sin.Elo gak apa-apakan gue tinggal..???”
Akhirnya gadis itupun mengangguk mengiyakan,ia masih sempat melihat Dika berlari menjauh ia juga sempat melihat Dika menengok ke arahn kue yang udah nggak berwujud lagi.
Mana sich tuh cewek gue kan belun sempat kasih penjelasan udah kabur,eeh itu dia .Pandanganya langsng tertuju  ke cewek yang lagi menagis dihalte bus.
“Kenapa elo dateng kesekolah gue?.”tanyanya tanpa basa–basi
“Nyesel gue dateng ke sekolah loe,!!”beranjak dari tempat duduk berlari menuju sebrang jalan,tak disangka datang mobil dari arah berlawanan.
“Frilly…… awas…..”kontan saja Dika berlari
“Aaaaaaaaaaaaaaaaa…..!!!”
BBBRRRUUUKKK
“Auuwww”ada yang mendorongku Siapa???
Saatku tahu bukan aku yang tertabrak mobil aku langsung mengucap syukur.Tapi,saat ku tahu siapa yang mendorongku sehingga aku masih bisa berdiri disini.Peluh dipipi tak dapatku  bendung lagi.
“Dika….!!”triakku tak bisaku tahan
@@@
          Prok ..prok derap suara langkah Suster dan Dokter melewati lorong rumah sakit.
          “Dika kenapa sich elo begok banget,kenapa elo dorong gue,kenapa elo ngorbanin nyawa lo demi gue Dik,kenapa…kenapa  Dik,”aku tak henti-hentinya menangis tapi entah kenapa aku merasakan tangan lembutnya menyentuh rambutku.
          “Karena  gue sayang sama elo Frill,,”ucapnya lirih. Dikapun tertidur lagi
          “Dik elo harus sembuh..”itu terakhir kali gue ngliat Dika sebalum masuk ruang UGD
          Hari-hari terus berlalu.Aku belum tahu keadaan Dika.Aku juga sudah tidak pernah lagi melihatnya dibus kota.Aku pernah sekali menjenguknya,tapi kedua orang tuanya melarangku untuk bertemu Dika “Biar,Dika sembuh dulu ya sayang..”begitu katanya,setelah itu aku tidak pernah menjenguknya lagi.
          Dua minggu setelah kejadian itu seperti biasa  aku pulang sekolah naik bus langgananku.Aku juga duduk ditempat biasa aku duduk.Saat aku sudah tidak berharap mendengar celotehnya dari belakng kursiku,tapi….
          “Hay ,,kenapa elo nggak dateng njenguk gue??”suara yang tak asing untukku.
          Kontan saja Frilly menenggok ia hafal betul suara itu.
          “Dika…elo udah sembuh??”
          “Udah,olo belum jawab pertanyaan gue?.”
          “Ow ,,sorry waktu gue jenguk,loe belum sadar dan nyokap bokap loe juga nglarang gue buat ngliat lo !! Jadi..”
          “Elo nyerah,elo nggak pernah datang lagi,,”
          “Em..Iya..”
          “Seharusnya,elo tetep datang,seharusnya elo bilang ke nyokap bokap gue kalok elo sayang sama gue dan lo tetep bersikeras nungguin gue sampai sembuh jangan nyerah gni donk,elo bikin pengorbanan gue kayak nggak berarti,seharusnya….”
          JEST….Bus berhenti di taman kota saat Frilly ingin turun dari bus.Dika pun mengikuti langkah kaki Frilly menuruni bus.
Ditatapnya laki - laki yang ada dihadapannya dengan tatapan sendu.
“Maafin gue Dik,gue nggak bermaksud kayak gitu.!!”
          Dira menatap Frilly yang merasa bersalah.Entah kenapa tangan lembut Dika mendekapm dan memeluk Frilly erat.Saat itu Frilly baru menyadari betapa sayangnya Dika ke gue.
          “Enggak elo nggak salah,maafin gue,gue sayang sama loe,gue nggak mau elo salah paham,gue coba kejar loe tapi elo malah lari,gie nggak mau elo marah sama gue,gue nggak bisa ngliat elo benci sama gue,gue rela nglakuin apa aja buat loe,tapi jangan pernah laridari ku lagi ya..”entah kenapa dekapan Dika semakin erat,aku hanya bisa mengangguk mengiyakan.
 @@@
Sejak hari itu ,Dika selalu menemaniku kemanapun aku ingin pergi sebalikna juga aku,aku juga selalu menemani Dika.Tepat dihari ulang tahunku Dika menyatakan perasaanya padaku.
“Frilly,gue bukan cowok romantis tapi gue akan belajar itu buat loe,gue juga bukan cowok puitis tapi gue juga akan belajar itu buat loe,gue rela nglakun apa aja buat loe,elo mau gak jadi pacar gue??”
“Gue suka loe apa adanya,elo yang galak, egois, jahat, mau menang sendiri, gak romantis, nggak puitis, cuek, sok cool,gue suka semuanya tentang loe,tapi sorry gue nggak bisa…!!”
Aku melihat ekspresi kekecewaan di wajah Dika.
“Ow,,,ya udah..”Dira beranjak pergi
“Elo mau kemana Dik,gue belum selesai ngomong,gue nggak bisa kalau harus nolak loe.”
“Ha…elo tadi bilang apa elo seriuskan nggak bercanda kan.”
“Iya gue serius.”
“Akhirnya penantian gue selama ini nggak sia-sia.”Dirangkulnya tubuhku,dipeluknya erat,elo nggak akalan nyesel sama gue,gue akan ngejamin elo bahagia terus,gue janji.”kata Dika antusias
“Janji ya..”kataku lirih
“Elo akan jadi cewek paling beruntung di dunia dan elo akan jadi cewek perama gue dan terakhirku.”kemudian Dika meantunkan lagunya Sherina munaf “Cinta Pertama dan Terakhir”
Duch so sweet banget
Cinta yang bermula di Bus
         

-THE END-


-->
hehe ini cerpen abal-abal karya aku waktu smp jadi yah gini alur nggak jelas, cerita nggak jelas, hahah yang pasti disini sinetronis banget :) ,, tapi yah aku cukup seneng 
karena aku hobi nulis ya walaupun kadang baru dapat setengah terus nggak dilanjuti tapi  aku akan berusaha kali ini...
---> semoga yang lain nya segera muncul 
: )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar